( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Macam – Macam Jenis Kain Beserta Sifat dan Pengertiannya

Thursday, March 8th 2018.

 

1.Kain Katun
Bahan katun combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed berkarakteristik memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus , rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Kami menyediakan 3 varian combed, Ada combed 20s, 24s, 30s. hal yang membedakan adalah ketebalan kain combed. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis.
• Katun Biasa: agak kaku, sedikit tipis, dan tidak melar/stretch. Memiliki daya serap sedang hingga bagus. Harga relatif murah dengan motif biasanya polos, garis, bunga-bunga, bahkan abstrak.
• Katun Jepang: terbuat dari combed 100% full cotton. Teksturnya halus, daya serap sangat bagus, permukaan lebih halus. Harganya relatif mahal dari katun biasa. Sering dipakai untuk membuat sprei dan cocok untuk blouse wanita. Ciri khusus kain ini dapat dilihat dari: bagian ujung sisi bahan ada tulisan “Japan Design” atau bisa juga kode warna.
• Katun Paris: Kualitas katun paris sebenarnya hampir sama dengan katun jepang, akan tetapi hanya lebih tipis saja. Daya serapnya bagus sehingga harganya pun relatif mahal. Digunakan untuk pembuatan blouse wanita atau kerudung.
• Katun Silk: Dinamakan ‘silk’ karena permukaan kain ini terlihat mengkilap. Namun, kekurangannya terdapat pada daya serap keringat yang rendah, bahkan paling rendah dari jenis katun yang lain. Meski begitu, kilap pada kain ini tidak akan hilang walaupun dicuci.
Harganya relatif lebih mahal tapi biasanya masih lebih murah dari katun jepang. Sekarang jenis kain ramai digunakan untuk pembuatan dress dan rok.
• Katun Kombed (Cotton Combed)
Merupakan jenis kain katun yang pada tahapnya finishing-nya dilakukan penyisiran/combed dengan tujuan serat-serat kapas halus pada kain tersebut dapat dipisahkan sehingga kain menjadi lebih halus dan tidak berbulu.
Kain jenis ini kebanyakan digunakan sebagai bahan untuk pembuatan kaos distro. Ukuran kain ini biasanya terdiri dari 20s, 24s, dan 30s. Angka pada ukuran tersebut menunjukkan ukuran benang yang digunakan dalam pembuatan. Semakin tinggi angkanya menunjukkan semakin tipis benangnya sekaligus menunjukkan kelenturan atau kelemasan kain tersebut.
• Katun Karded (Cotton Carded)
Perbedaan kain ini dengan kain katun kombed hanya di satu bagian saja, yakni jenis kain katun karded tidak melalui tahapan penyisiran pada saat finishing-nya. Oleh karena itu, pada kain ini masih terdapat serat-serat kapas yang halus sehingga harganya pun relatif lebih murah dibanding kain katun kombed.
2. Kain PE (Poly Ester)
Kain ini memiliki kemiripan dengan kain katun, namun dari segi kualitasnya kain PE berada satu tingkat di bawah kualitas kain katun.Bahan dasar dari kain ini terbuat dari benang polyester.
Bahan ini terbuat dari serat sintetis yang dibuat dari hasil minyak bumi yang kemudian menghasilkan fiberpoly.Oleh karena sifat bahan dasarnya yang tidak alami, maka bahan ini tidak dapat menyerap keringat dan panas saat dipakai.
Bahan ini lebih cocok dipakai di ruangan ber-AC atau di daerah yang dingin.Walaupun serat poliester itu halus dan licin namun serat ini juga dapat mengakibatkan iritasi kulit bagi sebagian pemakai. Bahan poliester juga mudah terbakar, sama seperti kebanyakan bahan kain sintesis lainnya karena bahan bahan tersebut terbuat dari polimer.
Kelebihan lainnya adalah polyester tahan terhadap pencucian kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik.Karena kemampuannya bertahan terhadap bakteri dan jamur, bahan yang mudah perawatannya ini juga merupakan bahan favorit untuk dipakai pada bantal, guling ataupun selimut.
Untuk meminimalisir kelemahan bahan kain yang terbuat dari serat poliester ini, mereka suka menggabungkannya dengan bahan serat alami seperti katun.Sejauh ini, katun dan polyester adalah gabungan yang paling umum – poliester membantu mempertahankan bentuk dari kain itu sendiri sekaligus membantu membuat kainnya tahan terhadap lecek ataupun noda, sedangkan katun menyumbang daya serapnya dan kenyamanan terhadap kain tersebut.

3.Kain Spandex/Lycra
Kain spandex dikenal juga dengan nama ‘Lycra’. Kain yang biasanya digunakan untuk bahan pembuatan pakaian dalam ini bertekstur lembut, elastis, kuat, dan licin. Daya elastis kain ini bisa mencapai lima kali lipat dari bahan dasarnya tanpa rusak sedikitpun.

Kain ini juga sering dibuat untuk busana pesta, casual wear, hingga jaket.Bahan ini terbuat dari serta kayu Eucalyptus (sejenis pohon pinus).Bahan spandex terdiri dari yang murni dan campuran dengan rayon.

Ciri-ciri kain ini yakni: terasa lembut dan dingin saat bersentuhan dengan kulit kita; bahannya ‘jatuh’, tidak kaku, dan warnanya mengkilap; menyerap keringat, bisa dicuci dry clean; dan biasanya bahan/pakaian akan rusak jika direndam lebih dari satu jam di dalam detergen.

4.Kain Serena
Kain serena termasuk ke dalam jenis kain jersey yang sering digunakan untuk membuat kaos olahraga dan kaos tim futsal. Kain serena memiliki tingkat elastisitas yang tinggi dengan berat jenis sekitar 0.24 kg/m2 sehingga nyaman dipakai. Bahan ini dipilih karena harga bahan serena lebih murah dibandingkan bahan dry fit.

Bahan kaos serena dibuat dengan sedikit campuran nylon, serena juga memiliki stretch yang tinggi dan mudah dalam pencucian dengan atau tanpa perawatan khusus. Bisa dibilang, kaos-kaos futsal yang banyak dijumpai di toko-toko olahraga hampir 80% terbuat dari bahan serena ini.
Sifat dan Karakteristik Umum Kain Serena
1.Tekstur bahannya relatif tipis sehingga tidak mengganggu pergerakan saat digunakan untuk berolahraga
2.Kain serena memiliki daya serap keringat yang kurang bagus
3.Cenderung panas di kulit.
4.Pewarnaan pada kain serena lebih bagus dengan teknik sablon.
5.Kain serena tidak cocok jika dibordir karena bahannya yang tipis dan licin.

5.Kain Wool
Wool merupakan serat yang diambil dari bulu domba dan hewan tertentu lainnya, sifat dari bulu domba ini sangat unik sehingga cocok digunakan untuk bahan produksi tekstil.Pemanfaatan rambut domba sebagai bahan tekstil bermula pada sekitar tahun 8000 SM dimana ketika domba pertama kali dijinakan. Wol sendiri bisa digunakan berbagai tekstil dan bisa digunakan pada tenun maupun rajut. Sedangkan kain wool adalah kain yang terbuat dari wool yang sudah diolah secara khusus dan dalam pembuatan ke proses kain bisa dengan metode penenunan maupun perajutan.
Wool terbentuk oleh serat protein, yang terdiri dari lebih dari 20 asam amino.Asam amino ini membentuk polimer protein.Wol juga mengandung sejumlah kecil lemak, kalsium dan sodium. Karena terbuat daru serat protein wool memiliki beberapa keunggulan dan kelebihan antara lain sebagai berikut:
1.Wool memiliki sifat tahan terhadap api
2.Wool sangat awet atau tahan lama
3.Wool mampu meregangkan hingga 50% ketika basah dan 30% saat kering
4.Wool memiliki sifat wicking kelembaban yang sangat baik

6.KainRayon
Rayon adalah kain yang dibuat dari serat hasil regenerasi selulosa.Serat yang dijadikan benang rayon berasal dari polimer organik, sehingga disebut serat semisintesis karena tidak bisa digolongkan sebagai serat sintetis atau serat alami yang sesungguhnya. Dalam industri tekstil, kain rayon dikenal dengan nama rayon viskosa atau sutra buatan. Kain ini biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut.Serat rayon memiliki unsur kimia karbon, hidrogen, dan oksigen.

7.Kain Sutera
Sutra atau sutera merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil.Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari kepompong yang dihasilkan larva ulat sutra murbei (Bombyx mori) yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur).Sutra memiliki tekstur mulus, lembut, namun tidak licin.Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik sutra berasal dari struktur seperti prisma segitiga dalam serat tersebut yang membuat kain sutra dapat membiaskan cahaya dari berbagai sudut.
Pemintalan benang sutra dari kepompong ulat sutra.
“Sutra liar” dihasilkan oleh ulat selain ulat sutra murbei dan dapat pula diolah.Berbagai sutra liar dikenali dan digunakan di Cina, Asia Selatan, dan Eropa sejak dahulu, namun skala produksinya selalu jauh lebih kecil daripada sutra ternakan.Sutra liar berbeda dari sutra ternakan dari segi warna dan tekstur, serta kepompong liar yang dikumpulkan biasanya sudah dirusak oleh ngengat yang keluar sebelum kepompong tersebut diambil, sehingga benang sutra yang membentuk kepompong itu sudah terputus menjadi pendek.Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau ditusuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus.Ini membuat sutra bisa ditenun menjadi kain yang lebih kuat.Sutra liar biasanya juga lebih sukar dicelup warna daripada sutra ternakan.
Empat jenis ngengat sutra ternakan yang terpenting.
Sutra juga dihasilkan oleh beberapa jenis serangga lain, namun hanya jenis sutra dari ulat sutra yang digunakan untuk pembuatan tekstil. Pernah juga dijalankan kajian terhadap sutra-sutra lain yang menampakkan perbedaan dari aspek molekul.Sutra dihasilkan terutama oleh larva serangga yang bermetamorfosis lengkap, tetapi juga dihasilkan oleh beberapa serangga dewasa seperti Embioptera.Produksi sutra juga kerap dijumpai khususnya pada serangga ordo hymenoptera (lebah, tabuhan, dan semut), dan kadang kala digunakan untuk membuat sarang. Jenis-jenis arthropoda yang lain juga menghasilkan sutra, terutama arachnida seperti laba-laba. Untuk kain sutra dari jaring laba-laba atau disebut Qmonos (sarang laba-laba dalam bahasa Jepang) diklaim memiliki kekuatan tiga kali lebih kuat dari Kevlar (bahan yang biasa digunakan untuk rompi anti peluru) serta lima kali lebih kuat dari baja.
8.Kain Cashmere
Kain Cashmere merupakan jenis kain yang terbuat dari binatang dombanama kain
Cahsmere sendiri berasal dari bahasa india lebih tepatnya di ambil dari dataran tinggi Kashmir
Bahan kain ini semakin sering dicuci akan semakin halus, namun cara pencuciannya tentu berbeda dengan kain jenis lain. Ada sampo khusus untuk pencucian kain cashmere ini.
9.Kain Chiffon
Kain sifon merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain sifon ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon.Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
Dalam pakaian resmi, kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain lebih buram.Kain mengambang di atas, menambahkan kilau dan tekstur untuk gaun.Kain sifon ini juga digunakan untuk atasan, rok, dan gaun serta syal, ikat pinggang, dan aksen.

Ketika menjahit kain sifon, para penjahit sering melapisi dengan kertas tisu diantara kain.Penggunaan kerta tisu ini untuk membatu menjaga kain tetap pada posisinya.Setelah selesai dijahit kertas tisu bisa dirobek dengan hati-hati.
10.Kain Satin
Satin adalah jenis kain yang ditenun dengan dengan menggunakan teknik serat filamen sehingga memiliki ciri khas permukaan yang mengkilap dan licin. Bagian dalam atau belakang permukaan satin sebaliknya tidak licin dan tidak mengkilap.
Satin mulai dikenal di daratan Eropa pada awal abad ke-20, setelah lebih dahulu mengenal kain sutera yang berasal dari Tiongkok.Walaupun satin dan sutera memiliki beberapa ciri khas yang mirip, keduanya menggunakan bahan serat yang berbeda.Satin ditenun dengan serat buatan seperti polyster, sedangkan sutera menggunakan serat alami yaitu ulat sutera.Alhasil, meskipun keduanya terasa lembut di kulit, satin memiliki permukaan yang lebih kilat dan licin, sementara sutera lebih halus dan ringan.
Satin digemari terutama karena membuat si pemakai terlihat glamor, sensual dan lebih feminim.Ada pepatah yang mengatakan bagi wanita yang ingin menonjolkan sisi sensualitas dan keseksian diri tanpa perlu memperlihatkan aurat tubuh, kenakanlah pakaian dari satin.Atau ingin sekadar menggoda, kenakanlah pakaian dari satin.Kilauan cahaya yang dipantulkan oleh pakaian satin menarik perhatian dan meningkatkan gairah dari lawan jenis. Satin yang mengkilap dipercaya akan membawa pikiran ke “alam fantasi” dibanding bahan dari kain biasa.
Dewasa ini, semakin banyak wanita menggunakan satin sebagai bahan blus atau kemeja wanita karena terasa lebih nyaman di tubuh, enak dilihat dan diraba(kainnya), baik untuk ke kantor bekerja seharian penuh maupun untuk acara formal dan non-formal lainnya. Blus satin cocok dipadu-padankan dengan rok maupun celana jeans.Sebelumnya, satin telah banyak digunakan sebagai bahan untuk pakaian pesta (dress) dan pakaian tidur (piyama atau kimono/robe).

Produk terbaru

Sale
Rp 37.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.028
Nama BarangKainMeteran Bahan Carded 24 S Warna Benhur
Harga Rp 37.000
Lihat Detail
Sale
Rp 17.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.024
Nama BarangKain Meteran Bahan Poliester 30 S Warna Ungu Muda
Harga Rp 17.000
Lihat Detail
Sale
Rp 17.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.023
Nama BarangKain Meteran Bahan Poliester 30 S Warna Oranye
Harga Rp 17.000
Lihat Detail
Sale
Rp 18.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.022
Nama BarangKain Meteran Bahan Poliester 30 S Warna Merah Cabe
Harga Rp 18.000
Lihat Detail
Sale
Rp 18.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.021
Nama BarangKain Meteran Bahan Poliester 30 S Warna Maroon
Harga Rp 18.000
Lihat Detail
Sale
Rp 18.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.020
Nama BarangKain Meteran Bahan Poliester 30 S Warna Dongker
Harga Rp 18.000
Lihat Detail
Sale
Rp 32.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.043
Nama BarangKain Meteran Bahan Carded 30 S Warna Tosca
Harga Rp 32.000
Lihat Detail
Sale
Rp 25.000
Order Sekarang » SMS : 081233926989
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodekm.040
Nama BarangKain Meteran Bahan Carded 30 S Warna Putih Continous
Harga Rp 25.000
Lihat Detail

Temukan Kami di

Hubungi Kami

081233926989
081233926989
yufi.priyo@gmail.com

Cek resi

Pengiriman

Cahaya Mandiri Konveksi
Cahaya Mandiri Konveksi